Postingan

DERAI BULAN MARET #2 [kumpulan puisi]

Gambar
Tempe Goreng Tepung Special Mak Yah daru dusun Nglampeyan. 'Sajak Nonton CNN Tech News Tentang Robot Dan Industrialisasi Bisnis Wisata' Penciptaan robot adalah Mukjijat insani Pengenbangan tekhnologi robot adalah Peradaban 
Robot untuk hospitality customer servis adalah Dekadensi ngeri Ngebong 19 Maret 2016 Sajak Sofa Baru' Terkadang tibatiba Di rumah sendiri tanpa Anak Istri rasanya Mak jegagik!

Derai Bulan Maret #1 (kumpulan puisi)

Gambar
Bubur tumpang Mbah Wandi, rolade daun singkong dan lego anakku. 'Sajak Layat' Aku lupa jalannya. Dimana SMP Al Azhar? Si Tukang Jus tak tahu tapi sok tahu seperti beberapa orang yang lebih mahatahu dibanding tuhannya sendiri. Tapi trimakasih, mungkin dia salah dengar sebab laris. Dimana SMP Al Azhar? 
"Lurus, gapura kiri, terus," bisik mesra dua penjual lotek tercantik seasia dan pasific dengan mulut beraroma sambal kacang. 
Dimana SMP Al Azhar? 
"Kiri, kiri dan kiri. Pokoknya kiri jalan terus," kata seseorang yang tak mengingatkanku pada pemberontakan PKI melawan penindasan Belanda, kaum tuan tanah feudal, ningrat ningrat, para priyayi status quo dan segala parasit domestic ... Padahal kiri. Layat ... 
Kusulut jisamsu.
 Gitarku fender semua Mas. Kamu bisa ngeBuddy Guy dg lengkingan yang persis. 
Bela sungkawa berdatangan.
 Kucari iwan fals di kepalaku.

SUATU SISTIM BERNAMA SETYO NOVANTO

Gambar
Pada sistim yang senantiasa memunculkan monster rakus sangat berkuasa semacam Setyo Novanto Papa Minta Saham, ironisnya kita juga senantiasa berharap, bahkan meratap, akan munculnya ksatria. Ya, ini sistim yang punya kemampuan melahirkan kebangsatan dan sekaligus kemanusiaan. Kelemahan sistim ini adalah; kebangsatan punya apa saja yang dibutuhkan untuk berkuasa. Terutama adalah kualitas kebangsatan itu sendiri. Sedang kemanusiaan sepanjang jaman terseok-seok karena hubungan kuasa-menguasai bertentangan dengan hakekat sifatnya. Dan jaman pun bergerak terus makin maju, termasuk ilmu kebangsatan, meninggalkan ilmu kemanusiaan yang kebingungan, seakan tidak kompatibel dengan 'tuntutan jaman' yang digerakkan oleh kekuasaan.

BERBEDA-BEDA TAPI SAMA SAJA

Gambar
Warna Sari Jajanan Moderen Dalam Msyarakat Tradisional Beberapa hari lalu saya menemukan suatu pemikiran cukup menarik di internet, yang mengetengahkan pertanyaan : kenapa kita lebih menekankan pada perbedaan? Kenapa kita lebih terobsesi dengan hal-hal perbedaan? Yang satu bersemboyan : perbedaan itu indah. Yang satunya berslogan : kamu berbeda maka kamu laknat. Bertolak-belakang, namun kedua-duanya sama-sama fokus pada perbedaan. Banyak hal indah sungguh-sungguh muncul dari penganut indahnya perbedaan. Tapi menurut saya lebih banyak lagi hal luar biasa tidak bermutu muncul dari aliran laknat-melaknat lantaran beda. Mulai dari luar biasa bodohnya - setidaknya naif, hingga luar biasa sadis-barbarnya. Saya cenderung lebih percaya bahwa titik tolak hubungan antar manusia yang lebih asyik adalah : persamaan. Inilah sebabnya kenapa saya berhubungan dengan manusia lain. Karena sama-sama manusia. Saya ingat sekali pada suatu hari delapan tahunan lalu mendapat peluang emas untuk kenal ...

KAMPUNGNYA UNYIL

Gambar
10 Nopember adalah hari pahlawan, dan pada hari pahlawan ini kabar-kabar berseliweran bahwa Sarwo Edi Wibowo akan dipahlawankan. Kok bisa? Mungkin sebab komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (Kopassus tempo dulu) ini patriot pembela bangsa dan negara. Ya, ada kudengar konon dia mengatakan pada Lik Permadi 'penyambung lidah Sukarno' (Sukarno sendiri adalah 'penyambung lidah rakyat', jadi bayangkan ....) bahwa 50 tahunan lalu 3 juta komunis dibunuh atas perintahnya. Ada kubaca pembasmian ini sebab komunis mengancam keselamatan bangsa dan negara lewat pemberontakan khianat sangat jahat bernama 'G-30-S/PKI'.

KEAJAIBAN DUNIA BERNAMA MINUMAN KERAS

Gambar
Boleh dikata hanya ada dua liburan sekolah masa kecilku yang paling mengesankan dibanding total semua liburan sekolahku mulai dari SD sampai SMA. Pertama adalah liburan kenaikan kelas dari kelas 2 naik ke kelas 3 SMP (Negeri 1 Salatiga, boleh dikata secara umum merupakan pangkalannya anak-anak paling pandai di kota ini). Mengesankan sebab pada liburan inilah untuk pertama kalinya aku tersayat sembilu cinta monyet yang meraja tak berkesudahan pada seorang dara T dari kota S 50an kilo dari kota kecilku tercinta Salatiga. Ceritanya dia berlibur ke rumah tantenya, Y - istri seorang pelaut jarang pulang, persis di belakang rumahku. Kita semua pasti tak asinglah dengan proses kimiawinya … Sekian kali berpapasan, bertemu pandang, caranya menyuapi keponakannya yang menarik hati, bando dan blues merah berenda putih yang tak lekang waktu, langkah kaki ‘putri solo’nya yang serasa tak menyentuh tanah, pesona anggukan halusnya padaku saat melintas samping rumah sementara aku lagi asyik bermain ser...

ALI, HIKAYAT 'PREMAN' YANG MASUK SORGA

Gambar
Mungkin karena makin merasa tua, kesepian dan hidup hampa tiada arti, bersama sejumlah teman mahasiswa sebuah universitas di Salatiga aku menginisiasi kegiatan belajar luar sekolah bagi anak-anak rakyat jelata di sekitar kampungku Jagalan, itu awal 2000an. Inisiatif ini disambut sangat antusias oleh anak-anak dan orang tua mereka. Sebab gratisan? Menyimpulkan ‘gratisan’ sebagai kunci animo rakyat adalah penyederhanaan ceroboh dan menghina. Beberapa orang tua bahkan menemuiku untuk menanyakan tentang uang yang bisa mereka kontribusikan dengan alasan kegiatan seperti ini tentu perlu biaya. Mungkin saja keinginan untuk bisa mengakses sebuah media belajar yang ‘dekat’ dengan kehidupan mereka, bahkan bagian organik dari keseharian mereka, adalah dorongan yang bisa jadi lebih utama. Mungkin ini sekedar bukti tentang menariknya ‘belajar’ dan tidak menariknya ‘sekolah’, serta fakta kurangnya media belajar luar sekolah yang terjangkau. ‘Terjangkau’ dalam segala pengertiannya. Bagai jamur-ja...