Wednesday, 7 March 2012

PENGAMEN PAGI (puisi)

Seorang pengamen pagi
Ikat kepala macam generasi bunga
Kacamata Elton John penuh aksi
Kuning plastik sungguh gaya
Dia datang petik intro lagu lama
Pada sebuah gitar tua
Pada sekian recehku sebagai kaum lebih punya
Trima kasih Oom
Tak bepergian Oom ?
Rambutnya bagus Oom
Permisi Oom
Aku tersenyum antara suka dan terpaksa

Seorang pengamen pagi pergi
Menyisakan melodi
Di mana tinggalnya ?
Apa ceritanya ?
Kuingin panggil dia kembali
Sekedar tanya nama yang dia pasti punya
Kan kucatat dalam buku
Berjudul : daftar saudara
Tapi pagar rumah membuat lupa

Seorang pengamen pagi pergi
Mengikuti dan diikuti angin entah penghujung kemarau ini
Dan kutuliskan puisi
Padamu lelaki entah, sampai nanti


Jumat Kliwon 9 Oktober 2009

TUKANG PARKIR TUA (puisi)

Tukang parkir tua atas Pujasera
Propesional, ramah dan bersahaja

Tukang parkir tua prapatan toko Natalia
mBecak 20an taon lamanya
Asam urat menggrogoti kaki perkasa
Kini bertahan sebisanya

Tukang parkir tua rental film Q-men namanya
Ngglesot di aspal merokok lintingan tak bernama
Bagaimana dia punya cerita ?

Tukang parkir tua Indonesia pusaka
Kawan, teruskan ceritanya …


Didot Klasta
Salatiga 2010

PETANI DI TENGAH-TENGAH KOTA (puisi)

petani muda dengan anaknya belia
di tengah-tengah kota
sehabis panen tegal kering tak seberapa
bakso pangsit di ceruk jalan jendral sudirman
sekali-kali hiburan
rumahnya ? jauh sana desa pinggiran
mana ? tak kelihatan
apa namanya ? tak kedengaran

petani muda dengan anaknya belia
di tengah-tengah kota
ngungun
mirip ketela sunyi jelata

salatiga 2010